Penyebab Nyeri Lutut Setelah Duduk dan Cara Mengobati ala sehatQ.com


February 11, 2020

Jika Anda pernah merasakan lutut yang tiba-tiba terasa sakit dan nyeri setelah berjongkok atau bangkit dari kaki menyilang (bersila)? Rasanya tidak enak, kan? Mari kita lihat apa alasannya seperti dikutip www.sehatq.com, bagaimana cara mengatasinya dan mencegahnya muncul kembali. Ada berbagai keadaan di mana Anda harus berjongkok, seperti gerakan jongkok saat berolahraga, tinja di toilet jongkok, mencuci sepeda motor atau mobil dan lain-lain. Selain itu, karena nyaman, banyak orang suka duduk di kaki mereka (bersila). Lutut Anda tanpa sengaja nyeri ketika bangun dari posisi ini, sehingga sulit untuk bangun atau berjalan. Menurut Dr Sepriani Timurtini Limbong, penyebab nyeri lutut akibat jongkok atau duduk panggul karena aliran darah tidak lancar. Kaki yang tertekuk memastikan bahwa darah tidak dapat mengalir ke lutut Anda.

Selain itu, hal yang dapat Anda lakukan untuk meredakan nyeri lutut adalah pijatan ringan di sekitar lutut. Sebagai informasi, Dr. Sepriani mengatakan bahwa keluhan nyeri lutut setelah bangun dengan jongkok atau duduk bersila tidak berbahaya, tetapi harus dihindari. Jika Anda merasa tidak nyaman, segera ubah posisi duduk. Selain sakit lutut, Anda juga bisa mengalami pin dan jarum ketika Anda berjongkok untuk waktu yang lama dan duduk di atas kaki Anda. Ini biasa. Menurut Dr Alberta Jesslyn Gunardi, BmedSc (Hons), penyebabnya adalah saraf dan pembuluh darah yang mengalami tekanan, sehingga aliran saraf dan darah terganggu.

Keluhan kesemutan bisa dihilangkan dengan menggerakkan kaki kesemutan sehingga aliran darah kembali lancar. Selain yang dijelaskan di atas, keluhan nyeri lutut juga dapat disebabkan oleh kondisi medis tertentu, seperti sindrom patellofemoral. SehatQ.com melaporkan menderita sindrom ini dan merasakan sakit di bagian depan lutut saat mereka berada di tempat. Kondisi ini juga disebut lutut pelari atau lutut pelompat. Penyebabnya adalah terlalu banyak berolahraga, cedera atau ketidakseimbangan otot. Patella adalah tempurung lutut, sehingga pasien merasakan sakit di sekitar tempurung lutut saat melakukan gerakan seperti berlari, melompat, berlutut atau merangkak. Jangan sepelekan hal ini, banyak rumah sakit di Surabaya yang dapat menangani hal ini jika kebetulan anda berada di Surabaya.

Peregangan, misalnya sebelum latihan yang membutuhkan gerakan squat, dapat mencegah nyeri lutut. Pemanasan seperti ini sangat penting bagi orang tua, karena otot menjadi kurang fleksibel dan lebih mudah sobek seiring bertambahnya usia. Saat Anda melakukan peregangan, Anda melakukan gerakan yang menggunakan sendi dan dapat meningkatkan aliran darah dan oksigen ke otot, seperti berjalan di tempat. Meregangkan kaki sebelum dan sesudah berolahraga juga dapat mengurangi risiko cedera atau keseleo. Sejak kecil – terutama bagi wanita – bisa jadi kebiasaan duduk bersila. Akhirnya, kebiasaan ini dapat menyebabkan perubahan tak sadar dalam struktur kedua lutut.

Selama bertahun-tahun, jika Anda berada dalam posisi ini dan memiliki kebiasaan, posisi tempurung lutut dan kelurusan kaki dapat berubah. Jika Anda sudah sakit karena Anda tidak tahu cara duduk, Anda dapat menawarkan pertolongan pertama jika Anda mengalami nyeri lutut. Yaitu dengan metode dibawah ini.

Istirahat

Biarkan lutut Anda beristirahat. 15 menit Hindari aktivitas berlebihan yang dapat memperparah nyeri. Jika Anda harus pindah, Anda harus menjaga ini seminimal mungkin.

Es

Berikan satu bungkus es atau air dingin ke lutut yang sakit. Masukkan es atau air dingin ke dalam kantong plastik. Kemudian bungkus kantong plastik dengan handuk sebelum meletakkannya di area yang rusak. Es berfungsi untuk mengurangi rasa sakit dan pembengkakan yang terjadi. Metode ini dapat dilakukan selama 10-20 menit dan dapat diulang setiap 2-4 jam.

Kompres

Tambahkan berat (kompres) ke lutut menggunakan perban elastis selama 24 jam pertama untuk mengurangi pembengkakan. Bungkus perban elastis di sekitar luka dan regangkan perban 75 persen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *