Redupnya Wakil Asia Tenggara di Piala Asia


January 17, 2019

Saat ini sedang terjadi putaran final Piala Asia 2019 di Uni Emirat Arab (UEA). Sayangnya tempat di tanah air tidak banyak memberitakannya sebab Indonesia tidak turut berlaga. Sebagai catatan, Indonesia tidak turut bukan sebab gagal di babak kualifikasi, namun tidak diperbolehkan turut babak kualifikasi sebagai buntut dari sanksi yang dijatuhkan AFC atau Federasi Sepak Bola Asia tentang intervensi pemerintah pada PSSI di tahun 2015 yang lalu. Ada tiga wakil Asia Tenggara yang tampil di UEA sebagai bagian dari 24 negara yang terbagi atas 6 grup. Ketiga negara berikut adalah Thailand, Vietnam dan Filipina. Meskipun Indonesia tidak ikut, kami selamanya perlu mencermati perjuangan wakil ASEAN ini.

Dikutip Promo Agen Bola Di laga perdananya ketiga wakil ASEAN berikut keok dari lawan-lawannya. Awalnya adalah Thailand, negara yang paling disegani di Asia Tenggara, walau akhir tahun lalau gagal menjaga gelar juara Piala AFF. Negeri gajah putih itu dibantai India 1-4, Minggu (6/1). Padahal, India bukanlah negara yang diunggulkan didalam persepakbolaan Asia. Dalam undian jatah grup, Thailand yang satu kelompok bersama India, UEA, dan Bahrain, diunggulkan di tempat kedua sesudah UEA.

Bahkan Thailand sendiri dulu menolak proposal India untuk lakukan friendly match tahun lalu bersama alasan mutu India belum seimbang bersama Terasil Dangda dan kawan-kawan dari timnas Thailand. Maka federasi sepak bola Thailand yang mulai dipermalukan langsung bertindak cepat bersama memecat sang pelatih, Milovan Rajevac, yang berasal Serbia. Hilang telah kesabaran pengurus federasi sepak bola Thailand, sesudah sebelumnya termasuk dipermalukan Malaysia di babak semi final Piala AFF 2018. Asal memahami saja, Milovan bukan pelatih sembarangan,sudah kaliber Piala Dunia, sebab dulu mempunyai Ghana lolos ke perempat final Piala Dunia 2010. Ia termasuk dulu menukangi timnas Qatar dan Aljazair.

Ini mengingatkan kami bahwa pelatih kaliber dunia bukan jaminan untuk mengangkat prestasi, sebagaimana Luis Milla yang dipakai Indonesia sepanjang 2 tahun tanpa mempersembahkan satu gelar pun. Untuk saat Thailand dapat ditangani oleh Sirisak Yodyardthai dan Choketawee Promrat sampai Piala Asia selesai. Sirisak sebelumnya adalah asisten dari Milovan di tim kepelatihan timnas Thailand.

Nasib Thailand termasuk diikuti oleh Vietnam dan Filipina, namun kekalahan kedua negara ini tidak setragis Thailand, didalam makna kalah tidak tebal dan apalagi menyusahkan lawan yang sesungguhnya lebih diunggulkan. Vietnam kalah 2-3 dari Irak, Selasa (8/1) kemaren. Vietnam sempat memimpin 2-1 saat turun minum. Namun dua gol indah Irak pada menit 60 dan 90 (yang terakhir ini lewat tendangan bebas langsung Ali Adnan Kadhim), membuyarkan ambisi Vietnam untuk meraih poin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *